Video Rita Widyasari - informasi gambar dan video aneka kegiatan Rita Widyasari. Daerah kalimantan timur kabupaten kutai kertanegara.

Jumat, 26 Agustus 2011

Video Rita Widyasari Kaltim

Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menorehkan sejarah baru di dunia perpolitikan Kalimantan Timur setelah Rita Widyasari resmi dilantik sebagai Bupati Kukar periode 2010-2015. Nama Bupati Kukar Rita Widyasari kini tak hanya tercatat sebagai bupati wanita pertama di Provinsi Kalimantan Timur, namun juga di pulau Kalimantan. Saat melantik Rita-Ghufron, Rabu (30/06) kemarin, Gubernur H Awang Faroek Ishak mengaku bangga dengan tampilnya Rita Widyasari sebagai Bupati perempuan pertama di daerah ini. "Ini menjadi simbol kemajuan perempuan dan kesetaraan gender. Peristiwa ini menjadi penting dan bersejarah bagi perjalanan pemerintahan di Kukar dan juga bagi pemerintahan di Kaltim, karena selama ini belum pernah ada seorang Bupati perempuan," ujarnya.
Sementara Bupati Rita Widyasari pada malam ramah tamah di gedung PKM Tenggarong Seberang meminta kepada semua pihak untuk tidak memandang permasalahan gender dalam rangka menata pemerintahan serta melaksanakan pembangunan di Kukar. "Jangan pandang saya sebagai perempuan sehingga membuat anda ragu untuk bergabung dan sungkan memberikan masukan serta kritik kepada saya yang nantinya membuat saya semakin melenceng dalam perjalanan selanjutnya," kata Rita. Rita Widyasari merupakan putri kedua mantan Bupati Kukar H Syaukani HR dan Hj Dayang Kartini. Dalam Pilkada Kukar 1 Mei 2010 lalu, Rita yang menggandeng HM Ghufron Yusuf sebagai wakilnya menang mutlak satu putaran setelah mengumpulkan 55,45% suara, jauh menggungguli 5 pasangan calon lainnya.
Keinginan massa pendemo dari Forum Tenaga Honor Daerah (FTHD) Kutai Kartanegara akhirnya bertemu langsung dengan Bupati Hj Rita Widyasari SSos MM Selasa (10/8) kemarin di teras Gedung Putri Karang Melenu (PKM) Tenggarong Seberang. Aspirasi FTHK disampaikan dihadapan Bu Rita bersama wakilnya HM Ghufron Yusuf SH MM adalah dua masalah yang selama ini selalu diangkat, yaitu tertundanya pembayaran honor hingga kejelasan masa depan status mereka. Melihat kondisi penyampaian aspirasi di depan Gedung PKM kurang kondusif, maka disepakati melakukan pertemuan tatap muka antar 20 orang perwakilan FTHK dengan Bupati di ruangan VIP Gedung PKM. Turut hadir dalam pertewmuan ini Ketua dan para Wakil Ketua DPRD, Kapolres AKBP Fajar Abdillah dan Sekkab DDr HAPM Haryanto Bachroel MM. Dipertemuan itu jurubicara FTHK Ali Rahman mengatakan sebagai bagian dari Pemkab dan masyarakat Kukar pada umumnya, FTHK menginginkan kejelasan pembayaran honor mereka sejak Januari 2010 lalu hingga Juni 2010. Di samping itu ingin pula mengetahui kejelasan status kepegawaian mereka yang berjumlah 5.701 orang yang masih simpang siur. Menurut Ali Rahman keinginan dari anggota FTHK yang tersebar di semua kecamatan dan SKPD di lingkungan Pemkab Kukar adalah agar Bu Rita – demikian disapa pendemo – segera merealisasikan pembayaran honor yang tertunda tersebut sekaligus menetapkan secara jelas masa depan status kepegawaian. Menjawab tuntutan FTHK Rita Widyasari mengatakan, untuk pembayaran honor T3D yang belum dapat dibayar memang menemui kendala yang sangat berat. “Yaitu bertentangan dengan ketentuan perundang undangan yang konsekwensinya harus berhadapan dengan hukum,” ujarnya.
Dikatakan Rita keinginannya untuk mencairkan honor T3D yang belum dibayar menjadi obsesinya selama ini. Karena hal ini menyangkut kesejahteraan masyarakat sesuai janji politik saat kampanye Pilkada lalu. Sedang untuk kejelasan status menurut Rita satu satunya kemungkinan adalah dengan cara outsourcing. Dengan tetap mempertahankan status kepegawaian cara lama (T3D-red) akan menyalahi ketentuan hukum. Karena ketentuan penerimaan tenaga honor tidak dibenarkan lagi,” katanya. Menurutnya cara outsourcing ini tidak menggunakan pihak perusahaan pengerah tenaga kerja, namun dikontrak karyakan oleh masing masing SKPD yang selama ini menjadi tempat T3D mengabdi. “Jadi tidak benar jika menjadi karyawan perusahaan,” ujarnya.
Usai pertemuan Rita mengajak 10 orang perwakilan FTHK untuk mendampinginya menemui sejumlah pejabat terkait di tingkat pusat Jakarta membahas masalah yang menjadi tuntutan FTHK selama ini. “Dengan hadirnya kalian (perwakilan FTHK-red) di Jakarta akan mengetahui secara langsung kondisi yang dihadapi,” demikian katanya. Pertemuan yang berlangsung sangat cair dan penuh keakraban ini diwarnai dengan senyuman dan saling silaturahim di kedua belah pihak.
Hasil penghitungan cepat (Quick Count) Citra Publik Indonesia (CPI)menyebutkan pasangan Rita Widyasari-Ghufron Yusuf memenangi pemilihan kepalada daerah (pilkada) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), yang berlangsung Sabtu (1/5). Direktur CPI-LSI Group Hendrasmo yang juga konsultan politik pasangan Rita-Ghufron dalam keterangan tertulisnya dari Tenggarong, Kaltim, Sabtu, mengatakan, pasangan Rita-Ghufron sesuai hitung cepat terpilih Bupati-Wakil Bupati Kukar (2010-2015) atau memperoleh angka 55,28 persen dari sampel 200 TPS dari 1.427 TPS Pilkada di Kukar. Sedangkan perolehan lima kandidat lain sesuai hitung cepat, yaitu pasangan M Idrus SY-Agus Shali (1,88 persen), Awang Dharma Bhakti-Saiful Aduar (11,46 persen), Awang Ferdian Hidayat-Suko Buono (17,50 persen), Edward Azran-Syahrani (6,58 persen), dan pasangan Sugianto-Fathan Djoenaidi (7,31 persen). Hendrasmo menjelaskan, dari jumlah pemilih yang terdaftar sekitar 431 ribu orang, 64,39 persen diantaranya melakukan pencoblosan. Quick count CPI-Lingkaran Survei Indonesia Group (LSI) dilakukan dengan "margin of error" sekitar 1 persen. Data Quick Count disimpulkan dari 100 persen data yang masuk ke pusat pengumpulan data CPI-LSI Group.
"Secara resmi, KPU Kabupaten Kukar akan mengumumkan pemenangan Pilkada Kabupaten Kutai Kartanegara dalam minggu depan. Namun dari pengalaman CPI-LSI Group melakukan puluhan quick count, pemenang versi KPUD tak berbeda dengan hasil quick count CPI-LSI Group yang dilakukan dengan sample secara ilmiah," katanya. Menurut Hendrasmo, faktor perolehan suara tertinggi bai pasangan Rita-Gufron dalam hitung cepat, antara lain Rita memiliki tingkat pengenalan yang paling tinggi di mata pemilih Kabupaten Kukar dibanding pasangan kandidat lainnya. Selain itu, katanya, Rita juga dipersepsikan memiliki karakter yang mirip ayahandanya H Syaukani yang juga mantan Bupati Kukar yang terkenal dari sifat kedermawanan dan sosial bagi masyarakat Kukar. "Rita juga dipersepsikan masyarakat pemilih lebih unggul dari program diajukan pada kampanye menjelang pilkada, seperti akan meningkatan kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan, infrastruktur dan pendidikan, seperti pemberian bantuan cuma-cuma komputer jinjing bagi setiap guru di Kukar," kata Hendrasmo. Ia menambahkan, pasangan Rita-Ghufron diajukan Partai Golkar, Demokrat, Hanura, Gerindra, PBR dan gabungan partai yang tidak memiliki kursi, bersaing dengan pasangan ainnya yakni Awang Ferdian Hidayat dan Suko Buono yang didukung PDI Perjuangan dan Partai Patriot, serta Awang Dharma Bhakti dan Syaiful Aduar yang didukung PKS. Sedangkan, tiga pasangan lainnya seperti Sugianto-Fathan Junaidi, Edward Azran-Syahrani serta Idrus SY-Agus Shali merupakan pasangan dengan jalur independen.

Rabu, 30 Maret 2011

Rita Widyasari Bupati

Dipertemuan itu jurubicara FTHK Ali Rahman mengatakan sebagai bagian dari Pemkab dan masyarakat Kukar pada umumnya, FTHK menginginkan kejelasan pembayaran honor mereka sejak Januari 2010 lalu hingga Juni 2010

Video Rita Widyasari

Video Rita Widyasari Aspirasi FTHK disampaikan dihadapan Bu Rita bersama wakilnya HM Ghufron Yusuf SH MM adalah dua masalah yang selama ini selalu diangkat, yaitu tertundanya pembayaran honor hingga kejelasan masa depan status mereka

Senin, 28 Maret 2011

Video Rita Widyasari

Halaman Pertama blog Video Rita Widyasari.
Akan ada posting selanjutnya pada blog Video Rita Widyasari ini.
Video Rita Widyasari